
JAKARTA — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, menyatakan kesiapan lembaga legislatif Indonesia untuk memperkuat dan memperluas hubungan kerja sama dengan Parlemen India. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral yang bertujuan untuk mempererat ikatan historis dan strategis yang telah terjalin lama antara kedua negara. Menurut Puan, kolaborasi antarparlemen memegang peranan yang sangat krusial dalam mendukung diplomasi antarpemerintah sekaligus menjembatani kepentingan masyarakat di kedua negara berkembang tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih intensif dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, teknologi, hingga penguatan nilai-nilai demokrasi di kawasan Asia.
Fokus pada Sektor Teknologi, Ekonomi, dan Pendidikan
Dalam pemaparannya, Puan menekankan beberapa sektor prioritas yang dapat menjadi pilar utama dalam kolaborasi antara DPR RI dan Parlemen India. Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah transformasi digital dan teknologi informasi. India, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan besar dunia di bidang teknologi dan industri perangkat lunak, dinilai dapat menjadi mitra strategis bagi Indonesia yang saat ini sedang gencar melakukan percepatan digitalisasi di berbagai lini kehidupan masyarakat dan pemerintahan.
Selain teknologi, sektor penguatan ekonomi pascapandemi dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi juga menjadi poin penting yang dibahas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kedua negara.
“Indonesia dan India memiliki banyak kesamaan ekosistem, baik dari segi jumlah penduduk yang besar maupun tantangan geografis yang dihadapi. Puan sebut DPR RI siap kolaborasi dengan Parlemen India untuk saling bertukar gagasan, menyusun regulasi yang adaptif, serta mendukung kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat di masing-masing negara,” tegasnya saat memberikan keterangan pers.
Mendorong Stabilitas dan Perdamaian di Kawasan Indo-Pasifik
Selain kerja sama bilateral yang bersifat taktis, kolaborasi antar-parlemen ini juga diproyeksikan untuk menyuarakan isu-isu global dan regional yang menjadi kepentingan bersama, khususnya di kawasan Indo-Pasifik. Sebagai dua negara demokrasi besar di Asia, Indonesia dan India memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta menjaga stabilitas politik, keamanan, serta perdamaian kawasan. Puan berharap kemitraan parlemen ini dapat melahirkan forum-forum diskusi yang konstruktif guna memitigasi potensi konflik global.
Dengan adanya komitmen kuat dari kedua belah pihak, hubungan kemitraan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan kesepahaman formal di atas kertas, melainkan dapat ditransformasikan ke dalam bentuk program kerja nyata, saling kunjung antar-anggota parlemen, serta advokasi kebijakan internasional yang saling menguntungkan bagi kemajuan Indonesia dan India.




